Penyebab Penyakit Jerawat dan Cara mencegahnya

responsive
kulitwanita.com – Jerawat adalah suatu keadaan ketika pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Walaupun jerawat kebanyakan menyerang remaja, sebenarnya jerawat bisa diderita oleh semua orang dari berbagai usia. Menurut Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama berpendapat bahwa- tidak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya-. Sehingga bisa disimpulkan bahwa jerawat adalah penyakit kulit dengan jumlah penderita terbesar. Jerawat terjadi ketika folikel rambut (lubang kecil di kulit kepala tempat tumbuhnya rambut) tertutup oleh minyak dan sel-sel kulit mati. Tidak hanya wajah dan leher, jerawat juga bisa muncul pada punggung, bahu dan dada.
Perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak kulit dapat menjadi penyebab dari munculnya jerawat. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstsruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.
Jerawat bisa menjadi semakin parah pertumbuhannya karena faktor hormon, bakteri, pengobatan tertentu atau keturunan.
Jerawat bisa berupa :
Komedo
Komedo bisa berwarna hitam (blackheads) atau putih (whiteheads), komedo hitam biasanya muncul dipermukaan kulit, sedangkan komedo putih tertutup dan berada sedikit di bawah permukaan kulit. Komedo sebenarnya pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
Papula
Papula merupakan benjolan kecil, lunak, dan merah yang menandakan adanya peradangan atau infeksi pada folikel rambut.
Pustula
Pustula adalah benjolan merah dan lunak dengan nanah putih dan ujungnya.
Nodul
Nodul merupakan benjolan berukuran agak besar, padat dan menyakitkan di bawah permukaan kulit. jenis ini terbentuk akibat penumpukan sekresi jauh di dalam
folikel rambut.
Kista
Kista merupakan benjolan yang menyakitkan yang berisi nanah dan tumbuh di bawah permukaan kulit. Jenis ini mengakibatkan infeksi seperti luka bakar yang
dapat menyebabkan bekas luka.

Penyebab Penyakit Jerawat dan Cara mencegahnya

Penyebab Munculnya Jerawat

1. Produksi Minyak Berlebihan
Jerawat tidak selalu disebabkan karena kondisi kotor, tetapi lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.
Kulit berminyak ditandai dengan penampilan yang mengkilat dan kusam. Jika keadaan semacam ini berlangsung selama bertahun-tahun, pori-pori di kulit wajah Anda dapat tertutup oleh minyak yang berlebihan dan bisa menimbulkan masalah jerawat. Merawat kulit berminyak dengan cara yang benar merupakan proses yang sulit karena membutuhkan keseimbangan antara mengurangi keluarnya minyak tanpa harus menyebabkan masalah baru dan membuat kulit jadi kering.
Faktor Penyebab kulit berminyak
  1. Dalam tubuh yang bisa berasal dari makan makanan yang manis
    dan berlemak tinggi.
  2. Faktor hormonal . penyebab kulit berminyak adalah hormon yang tidak seimbang atau pada saat masa puber yang bisa menjadi pemicu.
  3. Pemakaian kosmetik yang tidak tepat
  4. Faktor keturunan. Orang tua yang memiliki masalah kulit berminyak, akan diwariskan juga ke anaknya.
  5. Pengaruh obat-obatan, seperti pil KB.
Tips Merawat Kulit Berminyak
  1. Lakukanlah diet. Diet merupakan faktor paling besar dalam mengatasi masalah kulit berminyak.
  2. Hindari mencuci wajah secara berlebihan. Minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous bermanfaat untuk membantu melicinkan kulit kita dan membantu memelihara kelembaban kulit. Mencuci wajah secara berlebihan dan menghilangkan sebum bisa mengakibatkan kulit akan berubah menjadi kering, bersisik, dan menyebabkan gatal. Penghilangan minyak yang berlebihan akan merangsang kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut reactive seborrhea.
  3. Hindari pemakaian sabun yang mengandung alkohol. Gunakan sabun muka yang berbahan dasar alamiah, seperti minyak zaitun, almond, atau alpokat.Bahan-bahan ini memiliki fungsi resapan yang akan membantu pergantian kulit dan menjaga kelembaban.
  4. Jangan gunakan air panas ketika membasuh muka, gunakanlah air hangat. Air panas mempermudah sabun menghilangkan kotoran dan minyak dari wajah, tetapi air panas bisa menyebabkan kulit kering dan bersisik. Hindari menggosok wajah secara berlebihan karena bisa menyebabkan minyak hilang secara berlebihan .
    gerakan lembut dan perlahan saat membersihkan wajah cukup untuk mengurangi masalah kulit berminyak tanpa menyebabkan kulit mnjadi kering.
  5. Pilihlah pelembab yang tepat sesuai dengan kulit Anda. Pelembab berbahan kimia atau sintesis dapat menyebabkan masalah, seperti reaksi alergi, dehidrasi bahkan jerawat. Jika keseimbangannya tak sesuai, pelembab ini akan menyebabkan keluarnya minyak berlebihan yang hendak Anda hindari. Gunakanlah pelembab yang mengandung bahan alami , seperti minyak zaitun, almond atau alpokat. Pelembab ini akan melindungi, melembabkan dan membantu kulit tampak indah tanpa memberikan efek samping seperti produk yang berbahan kimia.
2. Sel-sel kulit Mati
Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebihan tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Sel kulit mati yang bercampur dengan sebum yang sudah meningkat ddapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.
3. Bakteri
Bakteri dapat menyebabkan masalah jerawat menjadi semakin rumit. Bakteri p.acne yang cenderung berkembang baik di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar ini terus membengkak dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling mungkin, yaitu jerawat yang meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.
Apa yang bisa dilakukan sendiri untuk mengobati penyakit jerawat ini?
  1. Jaga kebersihan wajah. Cuci daerah yang bermasalah dengan prosuk pembersih yang lembut yang bisa mengurangi kelebihan minyak di wajah. Scrub wajah, asstringenet (penyegar) dan masker umumnya tidak dianjurkan, karena cenderung mengiritasi kulit dan memperburuk jerawat. Berlebihan mencuci dan menggosok wajah juga dapat mengiritasi kulit. Sering-seringlah mencuci rambut Anda jika Anda terkena jerawat di sekitar garis rambut.
  2. Perhatikan apa yang menyentuh wajah Anda. Jaga kebersihan rambut, hindari meletakkan tangan atau benda-benda di wajah. Pakaian aatau topi juga dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat terutama jika Anda berkeringat . keringat, debu dan minyak dapat menimbulkan dan memperparah jerawat.
  3. Hindari memencet atau menekan jerawat karena dapat menyebabkan infeksi atau bekas luka.
  4. Bila ingin memakai obat jerawat tanpa resep, carilah losion jerawat untuk mengurangi kelebihan minyak dan membantu melepaskan sel-sel kulit mati dari wajah, yakni produk yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat sebagai bahan aktifnya.
  5. Berhati-hatilah menggunakan produk kosmetik atau penataan rambut atau penutup jerawat yan mengandung minyak. Pilihlah produk yang berlabel berbasis air atau anti-komedo (non-comedogenic). Bagi sebagian orang, sinar matahari memperburuk jerawat. Selain itu, beberapa obat jerawat dapat membuat Anda lebih rentan terhadap sinar matahari. Periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah Anda seperti itu, dan jika demikian gunakan tabir surya yang tidak menutupi pori-pori bila Anda harus terkena matahari.
  6. Konsumsi suplemen yang mengandung seng, karena mineral ini membantu penyembuhan luka dan mengurangi peradangan, sehingga membantu penghilangan jerawat.
  7. Gunakan jeli yang mengandung minyak pohon teh sebanyak 5%, karena memiliki efek sama efektinya dengan losion yang mengandung 5% benzoil peroksida meski minyak pohon teh ini bekrja lebih lambat. Jangan gunakan minyak pohon teh ini jika Anda terkena jerawat rosaceae karena bisa memperburuk gejala.
  8. Konsumsi asam glikolik (glycolic acid). Asam alami yang ditemukan dalam tebu ini membantu kulit melepaskan sel-sel kulit mati dan membuka sumbatan pada pori-pori .
  9. Bersihkan komedo dengan cara menguapkan bagian kulit yang berkomedo. Ini dilakukan agar pori-pori sedikit membesar dan dapat mempermudah proses pengeluaran komedo. Caranya, dengan merebus air secukupnya kemudian apabila telah muncul uap airnya, posisikan wajah Anda dekat uap tersebut. Setelah itu bersihkan wajah Anda.
Tips Tradisional untuk mengobati penyakit jerawat
Bila jerawat terlanjur mengganggu penampilan Anda, berikut ini adalah cara tradisional yang bisa dilakukan untuk mengobati jerawat:

baca : 6 Manfaat Lemon Untuk Kesehatan Kulit Anda

  • Pengobatan dengan daun pepaya. Ambil 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua. Jemur daun pepaya tersebut. Lumatkan daun pepaya tersebut dan beri air
    kemudian diperas untuk diambil sarinya. Lalu, oleskan sari daun pepaya tersebut pada jerawat.
  • Pengobatan dengan lobak. Cucilah lobak secukupnya kemudian parut lobak tersebut dan diambil airnya. Tambahkan cuka apel sedikit dan campur hingga rata.
    Oleskan pada jerawa, diamkan hingga mengering. Setelah kering, bersihkan dengan air. Lakukan secara rutin hingga jerawat teratasi.

Info penting : Jika Anda sedang hamil , hindari penggunaan obat yang mengandung antibiotika, BHA, dan AHA agar kandungan Anda juga terjaga keselamatannya.Sedini mungkin konsultasikan dengan dokter kandungan Anda sebelum melakukan pengobatan.

responsive
responsive