Merawat Kulit Wajah Yang Berjerawat

responsive
Merawat Kulit Wajah Yang Berjerawat
Kulitwanita.com – Pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama mengenal salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh para remaja yaitu jerawat. Seseorang yang mengalami jerawat, biasanya mengalami berbagai perasaan seperti tidak nyaman, tidak percaya diri, minder dan ingin sekali segera menghilangkan jerawat tersebut dari wajahnya.
Pengertian Jerawat
Jerawat adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tubuh mengalami sumbatan atau tertutup sehingga menyebabkan jerawat membesar. Jerawat merupakan jenis gangguan kulit yang paling banyak dialami oleh remaja. Pengobatan dan perawatan jerawat yang efektif dapat dilakukan dengan mengobati jerawat yang ada dan mencegah munculnya jerawat yang baru. Cara lainnya adalah dengan pengobatan menggunakan kosmetik, metode ini dapat membantu mengurangi terjadinya jaringan parut dan perubahan warna kulit karena jerawat.
Penyebab terjadinya jerawat
Jerawat dapat disebabkan karena faktor internal maupun eksternal, faktor internal diantaranya adalah tertutupnya folikel rambut oleh sel kulit normal (follikel : kantong kelenjar yang kecil dan sempit) sehingga bercampur dengan zat minyak (sebum) yang melumasi rambut dan kulit. Pada usia remaja, kelenjar yang menghasilkan sebum (sebasea) produksinya meningkat. Kelenjar sebasea banyak ditemukan pada daerah kulit wajah, leher, dada, punggung atas dan atas lengan sehingga pada area ini kadang-kadang kita temui adanya jerawat yang tumbuh. Peningkatan produksi sebum meningkatkan aktivitas bakteri yang biasa tinggal di kulit. Faktor lain yang berperan adalah pertumbuhan bakteri yang sangat banyak, sehingga mengakibatkan peradangan lokal dan menyebabkan pecahnya folikel atau terbentuknya jerawat.
Penyebab selanjutnya adalah perubahan hormonal (hormon : zat yang dibentuk oleh bagian tubuh tertentu dalam jumlah kecil dan dibawa ke jaringan tubuh lainnya serta mempunyai pengaruh khas) yang terjadi pada usia remaja dapat menyebabkan ukuran kelenjar sebasea menjadi lebih besar dan meningkatkan produksi zat minyaknya. Pada kebanyakan orang yang berjerawat tingkat hormon normal, tapi tingkat kelenjar sebaseanya sangat sensitif terhadap hormon.
Jerawat biasanya muncul pertama kali pada usia remaja dan menghilang setelah seseorang berusia 30-40 tahun. Jerawat setelah usia remaja sebagian besar mempengaruhi perempuan sedangkan pada usia dewasa sebagian besar mempengaruhi laki-laki, jerawat dapat membesar sebelum masa menstruasi wanita, khususnya pada wanita yang berusia lebih tua dari 30 tahun.
Penyebab eksternal antara lain adalah bahan kosmetik yang berbasis minyak dan sampo atau produk perawatan rambut lainnya yang mengandung minyak atau lemak dapat menyebabkan terjadinya jerawat dan memperburuk lesi kulit. Produk kosmetik yang tidak memicu jerawat adalah yang berbasis air atau non komedogenik.
Orang yang wajahnya berjerawat sering menggunakan sabun secara kuat untuk mengatasi kulit wajahnya yang berjerawat, dengan tujuan mengurangi minyak yang ada dipermukaan kulitnya. Hal ini tidak mampu untuk mengurangi produksi minyak dan dapat memperburuk kondisi jerawat.
Faktor luar selanjutnya adalah jenis makanan yang dikonsumsi, pengaruh makanan terhadap timbulnya jerawat masih kontroversial. Beberapa penelitian telah menemukan hubungan yang lemah antara konsusmsi susu sapi dengan peningkatan risiko jerawat, hal ini mungkin disebabkan karena hormon yang secara alami terdapat dalam susu sapi. Akan tetapi tidak ada bukti yang kuat bahwa susu, makanan tinggi lemak atau cokelat meningkatkan risiko jerawat. Kemudian yang terakhir adalah kondisi stres psikologis, dapat memperburuk kondisi jerawat. Dalam beberapa penelitian pada siswa, tingkat keparahan jerawat memburuk pada kondisi stres meningkat.
baca :
Cara mengobati dan merawat jerawat
Tidak ada satupun pengobatan yang terbaik untuk mengatasi jerawat dan direkomendasikan menggunakan kombinasi pengobatan. Karena lesi jerawat dapat muncul sedikitnya selama 8 minggu, pengobatan jerawat harus dilakukan minimal selama 2 atau 3 minggu agar pengobatan yang dilakukan dapat efektif.
Perawatan jerawat yang baik dimulai dari perawatan kulit yang baik, hal ini merupakan aspek penting dalam pengobatan jerawat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah jangan mencuci muka lebih dari dua kali dalam sehari menggunakan sabun biasa (bukan khusus wajah) dan air hangat serta jangan menggosok kulit wajah terlalu kuat, karena akan memperparah jerawat dan membahayakan permukaan kulit. Menggunakan telapak tangan untuk membersihkan wajah, jangan menggunakan handuk atau kain. Jangan memencet jerawat, karena dapat menyebabkan jerawat menjadi lebih parah dan menyebabkan kulit meradang serta memicu jaringan parut (kulit menjadi kasar dan rusak) bahkan dapat memicu jerawat mengalami infeksi
Penggunaan pelembab wajah non komedogenik dapat mengurangi kulit yang kering dan mengelupas, yang merupakan efek samping dari pengobatan jerawat. Gunakan krim kulit pelindung dari sinar matahari yang mengandung SPF 30 atau lebih berfungsi untuk menghalangi paparan sinar ultraviolet A dan B karena beberapa jenis obat jerawat memiliki efek samping dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya matahari (retinoid, doxycycline) untuk mencegah bahaya dari matahari dan hindari paparan sinar matahari yang berlebihan.
Perawatan lebih lanjut dalam mengatasi jerawat tergantung dari tingkat keparahan jerawat (ringan, sedang, berat) dan waktu penyembuhannya. Perawatan jerawat yang tingkatnya ringan dapat menggunakan produk perawatan jerawat yang dapat dibeli tanpa resep dokter akan membaik, tetapi pemakaiannya dalam area yang kecil saja selama tiga hari. Kemudian dilihat apakah ada efek samping yang timbul, karena beberapa orang memiliki reaksi alergi terhadap produk perawatan jerawat. Jika setelah tiga bulan tidak ada perbaikan, maka jerawat yang anda alami adalah jerawat dengan tingkat keparahan sedang atau berat.
Segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli kulit untuk mendapatkan nasihat terbaik dan perawatan kulit berjerawat yang paling efektif.
Demikian yang dapat penulis sampaikan secara singkat tentang jerawat dan cara perawatannya, semoga dapat memberikan manfaat dan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi penulis serta pembaca majalah kesehatan muslim dimanapun anda berada. Amin (Arif Rohman Mansur, S.Kep.Ns/Majalah Kesehatan Muslim ed. 14)

responsive