Kesalahan Mencuci Wajah yang Berbahaya bagi Kecantikan Anda

responsive

Kesalahan Mencuci Wajah yang Berbahaya bagi Kecantikan Anda

Mencuci wajah merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada wajah. Namun, sayangnya ini tidak berarti bahwa dengan mencuci wajah, anda akan terbebas dari jerawat. Hal ini disebabkan karena kita melakukan kesalahan dalam membersihkan wajah. Ketika kita tanpa sadar melakukan kesalahan dalam membersihkan wajah, maka secara tidak langsung jerawat yang timbul pun juga semakin banyak.

Ada beberapa teknik dalam membersihkan wajah yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan fungsi cuci muka anda. Meski cara mencuci wajah terkesan sepele, namun dengan ini tentunya anda akan mendapatkan keuntungan berupa wajah cerah, sehat dan bebas jerawat. Nah, untuk menghindari wajah yang berjerawat, maka disini kami akan memberikan beberapa kesalahan mencuci wajah yang sebaiknya anda hindari.

Pembersih yang salah

Gunakanlah pembersih muka sesuai dengan kulit anda. pembersih muka yang tidak sesuai dengan kulit anda akan membuat kelembaban kulit anda menjadi tidak terjaga. Masalahnya, kebanyakan orang tidak begitu memahami apa jenis kulit mereka. Jika anda seorang yang memiliki masalah kulit kering, pilihlah pembersih yang mengandung krim. Dan jika anda seorang yang berminyak maka busa atau gel bisa menjadi pilihan yang terbaik. Selain itu, anda juga harus memahami dan mengenali reaksi wajah anda terhadap sabun cuci muka. Jika anda merasa kulit anda tidak bersih dan sangat kering, akan lebih baik jika anda beralih ke pembersih lainnya.

responsive

Tangan kotor

Kesalahan yang sering terjadi ketika anda membersihkan wajah adalah dengan membiarkannya dalam keadaan kotor. Bersihkanlah tangan anda sebelum anda membersihkan wajah. Dengan tangan kotor, bakteri dan kotoran pada tangan akan pindah ke wajah dengan mudah. Dan hasilnya, niatan mencuci wajah untuk membersihkan kotoran, malah mendapatkan transfer kotoran dari tangan anda. Oleh karena itu, cucilah tangan terlebih dahulu ketika anda membersihkan wajah.

Membilas kurang bersih

Salahsatu kesalahan mencuci wajah yang sering dilakukan tanpa sadar adalah membilas sabun cuci muka kurang bersih. Membilas sabun cuci muka kurang bersih sama halnya dengan membiarkan sisa make-up menempel di kulit. Tidak membilasnya dengan bersih hanya akan membuat sabun mengering dan nantinya akan membuat kulit iritasi.

Mencuci wajah terlalu sering

Jarang membersihkan wajah merupakan hal yang tidak baik karena kotoran akan menumpuk danmenjadikan wajah berjerawat, namun membersihkan wajah terlalu sering juga tidak baik. Terlalu sering mencuci wajah akan menjadikan kulit anda mudah teriritasi. Selain itu jika kuilt anda berminyak, terlalu sering mencuci wajah bukannya akan menghilangkan minyak berlebih, malahan sebaliknya. Sebaiknya cucilah wajah dua kali dalam sehari, namun, jika anda sedang beraktivitas tinggi seperti olahraga, akan lebih baik jika anda mencucinya lebih dari dua kali. Agar kulit tidak mudah berjerawat karena keringat yang menempel.

Kesalahan eksfoliasi

Eksfoliasi merupakan salah satu bagian utama dalam perawatan kulit, namun melakukannya terlalu sering bisa membuat kulit anda menjadi teriritasi karena terangkatnya minyak alami dalam pada kult anda. Dan bisa dipastikan kulit anda akan menajdi lebih kering. Sedangkan eksfoliasi yang terlalu jarang akan menyebabkan wajah anda menjadi kotor dan kasar. Ini dikarenakan banyaknya sel kulit mati yang menumpuk. Sebaiknya eksfoliasi dilakukan dua kali dalam seminggu, dan malam hari merupakan waktu yang paling tepat untuk proses pengelupasan kulit dan juga untuk menghasilkan sel-sel kulit baru.

Air panas atau dingin

Air panas memang berfungsi untuk membuka pori dan air dingin akan menutupnya. Namun, jika anda menggunakan air yang terlalu panas, tentunya kulit akan menjadi lebih mudah kering. Sama halnya dengan air yang terlalu dingin, ini akan malah merusak pembuluh kapiler dalam wajah. Jadi, untuk hasil yang maksimal sesuaikanlah suhunya, gunakan air hangat dan juga air yang tidak terlalu dingin.( Hanum Mentari)

responsive